sedih…

assalamu’alaikum…
astagfirullah….
banyak sekali yang ku rasakan,ibu dan nenekku malu karena aku terdrop out dari kuliah ku…mereka malu,apalagi aku…sedangkan adikku membutuhkan uang untuk membeli buku2 sekolah,penghasilan ibu tidak mencukupi untuk itu sedangkan ayah tidak dapat menafkahi karna telah pisah…
aku hanya seorang pengangguran sekarang…
aku hanya seorang anak yang gagal…

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih…
Allah SWT sudah menghitung air matamu…

Ketika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu searasa berlalu begitu saja…
Allah SWT sedang menunggu bersama denganmu…

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon…
Allah SWT selalu barada disampingmu…

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu harus berbuat apalagi…
Allah SWT punya jawabannya…

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan…
Allah SWT dapat menenangkanmu…

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan…
Allah SWT sedang berbisik kepadamu…

Ketika segala sesuatu berjalan lancer dank au merasa ingin mengucapkan syukur…
Allah SWT telah merahmatimu…

Ketika sesuatu yang indah terjadi dank au dipenuhi ketakjuban…
Allah SWT telah tersenyum kepadamu…

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi…
Allah SWT sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu…

Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap…
ALLAH SWT tahu…
Laa Tahzan Innallaha Ma’ana…

hanya tulisan ini yang dapat kutulis didalam kesedihanku..

Saat mereka berkata…

hari ini aku pulang dari asrama dan sesampainya dirumah,aku mendapatkan kabar yang tidak mengenakkan tentang diriku dan keluargaku,tetanggaku banyak yang berkomentar tentang didiku.kata mereka “makanya jangan belagu masuk ke perguruan tinggi yang susah lo,udah miskin blagu lagi..”..

astagfirullah,aku hanya dapat mengucapkan kalimat itu.betapa tidak,aku hampir nyaris ter drop out karena nilaiku kurang 1,14 pada salah satu mata kuliah.namun alhadulillah sekali dosenku sangat baik dan memberikan bantuan padaku..
aku berpikir bahwa kuliahku sangat sulit,aku yang masih belum paham benar tentang pelajaran di SMA berani untuk kuliah…
ibuku berkata”memang salah ibu jal,kenapa waktu sma ibu tidak memasukkan ijal ke tempat les ataupun bimbel.ibu malah memberatkan rijal.rijal malah bekerja untuk membiayai uang sekolah rijal sendiri”..

aku terdiam,dalam hati aku berkata”ini semua bukan salah ibu,allah sudah mengatur semuanya untuk kita.coba ijal bisa fokus ke pelajaran ijal ketika itu,mungkin tidak akan seperti ini.dan coba keluarga kita masih utuh,mungkin cobaan ini tidak akan ada.tapi, yasudahlah ayah biarlah pergi kemanapun.kida dapat hidup tanpa ayah. ijal akan bekerja sekuat tenaga ijal untuk menggantikan posisi ayah.

almarhum kakek juga memberikan amanah ini kepadaku”jal,kalu kakek sudah nggak ada,tolong nafkahi tantemu,nenekmu,sepupumu,serta adikmu ya. biarpun banya orang yang menyindir keluarga kita bahwa keluarga kita itu miskin…tapi itulah kenyataanya…”

hatiku tak kuat menahan rasa perih dan akhirnya aku mengeluarkan air mata…memang benar teman yang paling baik adalah kemiskinan karna mayoritas penduduk surga nanti adalah orang yang miskin..

Keutamaan Membaca Al Qur’an

KEUTAMAAN MEMBACA AL QUR`AN
Dari Abu Musa Al-Asy`arit berkata, Rasulullah bersabda: “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al Qur`an bagaikan buah limau baunya harum dan rasanya lezat. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al Qur`an bagaikan kurma, rasanya lezat dan tidak berbau. Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Al Qur`an bagaikan buah raihanah yang baunya harum dan rasanya pahit, dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al Qur`an bagaikan buah hanzholah tidak berbau dan rasanya pahit.” Muttafaqun `Alaihi.

Merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim untuk selalu berinteraksi aktif dengan Al Qur`an, dan menjadikannya sebagai sumber inspirasi, berpikir dan bertindak. Membaca Al Qur`an merupakan langkah pertama dalam berinteraksi dengannya, dan untuk mengairahkan serta menghidupkan kembali kegairahan kita dalam membaca Al Qur`an, kami sampaikan beberapa keutamaan membaca Al Qur`an sebagai berikut :

  1. Manusia yang terbaik.
    Dari `Utsman bin `Affan, dari Nabi bersabda : “Sebaik-baik kalian yaitu orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya.” H.R. Bukhari.
  2. Dikumpulkan bersama para Malaikat.
    Dari `Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasulullah bersabda : “Orang yang membaca Al Qur`an dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat (belum fasih) dalam membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran.” Muttafaqun `Alaihi.
  3. Sebagai syafa`at di Hari Kiamat.
    Dari Abu Umamah Al Bahili t berkata, saya telah mendengar Rasulullah bersabda : “Bacalah Al Qur`an !, maka sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai syafaat bagi ahlinya (yaitu orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya).” H.R. Muslim.
  4. Kenikmatan tiada tara
    Dari Ibnu `Umar t, dari Nabi bersabda : “Tidak boleh seorang menginginkan apa yang dimiliki orang lain kecuali dalam dua hal; (Pertama) seorang yang diberi oleh Allah kepandaian tentang Al Qur`an maka dia mengimplementasikan (melaksanakan)nya sepanjang hari dan malam. Dan seorang yang diberi oleh Allah kekayaan harta maka dia infakkan sepanjang hari dan malam.” Muttafaqun `Alaihi. Baca selebihnya »

Nasehat Bijak

Hai anak adam

Ibumu melahirkanmu dalam keadan menangis

sedang orang-orang yang berada disekitarmu tertawa gembira

Maka beramallah dengan sungguh-sungguh

untuk kebaikan dirimu

Agar kelak bila mereka menangis di hari kematianmu nanti

Kamu dapat tersenyum bahagia

ALLAH MENGAJARKAN CINTA

ALLAH MENGAJARKAN CINTA

Pernahkah hatimu merasakan kekuatan mencintai

Kamu tersenyum meski hatimu terluka karena yakin ia milikmu

Kamu menangis kala bahagia bersama karena yakin ia cintamu

Cinta melukis bahagia, sedih, sakit hati, cemburu, berduka

Dan hatimu tetap diwarnai mencintai, itulah dalamnya cinta

Pernahkah cinta memerahkan hati, membutakan mata

Kepekatannya menutup mata hatimu, memabukkan sesaat di nirwana

Dan kau tak bisa beralih dipeluk merdunya nyanyian bahagia semu

Padahal sesungguhnya hanya kehampaan yang mengisi sisi gelap hatimu Itulah cinta karena manusia yang dibutakan nafsunya

Cinta adalah pesan agung ALLAH pada umat manusia

Ditulis-Nya ketika mencipta makhluk-makhlukNya diatas Arsy Cinta dengan ketulusan hati mengalahkan amarah

Menuju kepatuhan pengabdian kepada ALLAH dan RasulNya

Dan saat pena cinta ALLAH mewarnai melukis hatimu

Satu jam saja bersama terasa satu menit saja

Ketika engkau memiliki cinta yang diajarkan ALLAH

Kekasih menjadi lentera hati menerangi jalan menuju ILLAHI

Membawa ketundukan tulus pengabdian kepada ALLAH dan RasulNya

Namun saat cinta dihatimu dikendalikan dorongan nafsu manusia

Alirannya memekatkan darahmu, membutakan mata hati dari kebenaran Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.